|
3
PENYEBAB KOPERASI DIINDONESIA SULIT BERKEMBANG
|
|
Sistem
administrasi koperasi di Indonesia masih tergolong buruk sehingga membuat
koperasi sulit didongkrak untuk menjadi bisnis berskala besar.
"Salah satu yang menjadi penghalang koperasi menjadi bisnis skala besar
secara internal adalah
·
Kualitas sumber daya manusia
·
Pelaksanaan prinsip koperasi
·
Sistem administrasi dan bisnis yang
masih rendah
Administrasi
koperasi yang belum tertata dengan baik, menurut dia, sudah saatnya diakhiri
melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia pengelola
koperasi. Jika administrasi koperasi dilakukan secara profesional, ia
berpendapat, bukan tidak mungkin akan lebih banyak jumlah koperasi di
Indonesia yang bisa masuk dalam 300 The Global Cooperatives versi ICA
(International Cooperative Alliance). "Sayangnya, kendala koperasi di
Indonesia bukan hanya dari internal tapi juga dari faktor eksternalnya”.
Ia
menambahkan secara eksternal, kemampuan koperasi di Indonesia masih tergolong
rendah dalam memanfaatkan peluang. Meski begitu, sudah ada beberapa
koperasi yang memenuhi target untuk menjadi Koperasi Skala Besar (KSB) baik
dari sisi aset, jumlah anggota, maupun volume usaha mereka di antaranya
Kospin Jasa Pekalongan dan KSP Artha Prima di Jawa Tengah.
Kospin
Jasa, misalnya, sampai saat ini telah memiliki anggota lebih dari 8.000 orang
seluruh Indonesia dengan jumlah aset mencapai Rp12,5 triliun. Toto berharap
ke depan akan ada lebih banyak koperasi serupa berkembang di Indonesia
sehingga peran koperasi sebagai pemberdaya ekonomi masyarakat semakin besar
dan terasa. "Pemerintah siap memberikan akses informasi dan fasilitasi
dalam rangka peningkatan kapasitas”.
Ia
juga berjanji untuk meningkatkan pengawasan simpan-pinjam dan siap memberikan
jalan keluar persoalan yang dihadapi koperasi.
"Kita upayakan agar
koperasi semakin meningkatkan profesionalisme dimulai dengan pembenahan
administrasi bisnis yang berstandar bisnis.
|
|
KESIMPULAN
:
Jadi
setelah saya membaca masalah diatas kesimpulannya adalah yang menyebakan
koperasi diIndonesia sulit berkembang disebabkan oleh 2 faktor : Faktor
Internal dan Eksternal.
Faktor
Internal :
·
Kualitas sumber daya manusia
·
Pelaksanaan prinsip koperasi
·
Sistem administrasi dan bisnis yang
masih rendah
Faktor
Eksternal :
Kemampuan
koperasi di Indonesia masih tergolong rendah dalam memanfaatkan peluang.
Demikianlah
penulisan SoftSkill yang saya buat dan tidak lupa saya berterimakasih kepada
situs-situs yang telah membantu saya dan memberikan banyak inspiransi . ^O^
|
Sabtu, 28 Desember 2013
SEMESTER 3 TULISAN KE9 (EKONOMI KOPERASI)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar