Rabu, 02 Januari 2013

TUGAS 8


BAB 8
KONSEP NILAI WAKTU DARI UANG



1.  Nilai yang akan datang.

Pengertian nilai waktu uang      

Konsep nilai waktu dari uang ini adalah konsep yang memperhatikan waktu dalam menghitung nilai uang.

Artinya : Uang yang dimiliki seseorang pada hari ini tidak akan sama nilainya dengan satu tahun yang akan datang. 


B.   Konsep Dasar

Bahwa setiap individu berpendapat bahwa nilai uang saat ini lebih berharga daripada nanti. Sejumlah uang yang akan diterima dari hasil investasi pada akhir tahun, kalau kita memperhatikan nilai waktu uang, maka nilainya akan lebih rendah pada akhir tahun depan. Jika kita tidak memperhatikan nilai waktu dari uang, maka uang yang akan kita terima pada akhir tahun depan adalah sama nilainya yang kita miliki sekarang.



 ISTILAH YANG DIGUNAKAN :

Pv     = Present Value (Nilai Sekarang)
Fv     = Future Value (Nilai yang akan datang)
I        = Bunga (i = interest / suku bunga)
n       = tahun ke-
An     = Anuity
SI      = Simple interest dalam rupiah
P0     = pokok/jumlah uang yg dipinjam/dipinjamkan pada periode waktu

BUNGA adalah sejumlah uang yang dibayarkan atau dihasilkan sebagai kompensasi terhadap apa yang dapat diperoleh dari penggunaan uang

Nilai Yang Akan Datang

Future value (terminal value) adalah nilai uang yang akan datang dari satu jumlah uang atau suatu seri pembayaran pada waktu sekarang, yg dievaluasi dengan suatu tingkat bunga tertentu.

Rumusan umum :

FVn = PV(1 + i )n
Di mana :
                 FVn     = Nilai masa depan investasi n tahun
                 PV       = Jumlah investasi awal
                 n          = Jumlah tahun
                 i           = Tingkat suku bunga

Tabel :   Fn = Po ( DF r,n )                       

DF = discount Factor – melihat tabel

Contoh:
Minho
menabung selama 4 tahun berturut-turut dengan jumlah yang sama yaitu Rp. 1.000 di bank BCA dengan tingkat suku bunga 6 % setahun.

·        Uang pada tahun pertama
FV1   = PV(1 + i )
         = 1.000 ( 1 + 0,06 )
         = 1.000 ( 1.06 )
         = 1.060

·        Uang pada tahun ke empat
FV4  =  PV(1 + i )4
         = 1.000 ( 1.06 )4
         = 1.262

NILAI SEKARANG

Nilai Sekarang (present value)

Adalah nilai sekarang dari satu jumlah uang/satu seri pembayaran yang akan datang, yang dievaluasi dengan suatu tingkat bunga tertentu. Menghitung nilai pada waktu sekarang jumlah uang yang baru dimiliki beberapa waktu kemudian.


Nilai sekarang dipengaruhi:

·         Tingkat bunga majemuk

·         Investasi yang diharapkan

·         Tingkat diskonto (discount rate) : Tingkat pengembalian atas suatu investasi

·         Beresiko sama yang akan didiskontokan
PV         = FVn[ 1/((1+i)^n )]

Dengan :

PV            = Nilai sekarang jumlah uang dimasa depan
FVn          = Nilai masa depan investasi di akhir th ke n
n               = Jumlah tahun hingga pembayaran diterima
i                = Tingkat diskonto tahunan (bunga)

Contoh :
Berapa nilai sekarang dari $ 500 yang diterima,10 tahun kemudian jika tingkat diskontonya 6% ?
   PV       = FVn[ 1/((1+i)^n )]
               = $ 500 [ 1/(1 + 0.06)10 ]
               = $ 500 [ 1 / 1.791 ]
               = $ 500 [ 0.558 ]
               = $ 279

2.    NILAI MASA DATANG DAN NILAI SEKARANG

Nilai sekarang dan nilai akan datang
Nilai sekarang dari jumlah yang diperoleh di masa mendatang atau sering pula disebut dengan present value adalah nilai sejumlah uang yang saat ini dapat dibungakan untuk memperoleh jumlah yang lebih besar di masa mendatang. Misalkan P adalah nilai sekarang dari uang sebanyak A pada t tahun yang akan datang.

Bila kemudian diumpamakan tingkat bunga adalah r, maka bunga yang dapat diperoleh dari P rupiah adalah :
I = P.r.t
dan uang setelah t tahun menjadi :
P + P.r.t       = P(1+rt)
Karena A adalah nilai uang sebanyak P pada t tahun mendaang, maka
P(1+rt)         = A    atau  P = A/I + rt
Contoh :
Setahun lagi arya akan menerima uang sebanyak Rp. 20.000,-. Berapakah nilai sekarang,jika uang tersebut  bunga adalah 5 % setahun?
Dalam masalh ini,

Diket      = A = 20.000,-. r = 0,05 dan t = 1

Dit          = Nilai Uang Sekarang?

Jawab     =
       P      = 20.000/ 1 + (0,05)(1)
               = 1666,71

3.   ANUITAS  
      Anuitas adalah Sejumlah uang yang dibayarkan setiap akhir periode (masa bunga) dengan jumlah yang sama. Anuitas dibagi menjadi 2, yaitu :
1. Anuitas biasa           : (Anuitas dengan pembayaran di akhir periode)
2. Anuitas jatuh tempo : (Anuitas dengan pembayaran diawal periode)

Menyimpan atau penginvestasikan sejumlah uang yang sama di akhir tahun dan memungkinkannya tumbuh.
Pesrsamaan :
FVn    = PMT [ ∑_(t-0)^(n-1)▒〖(1+i)^t 〗] atau FVn = PMT (FVIFA i,n)
Dengan :

FVn         =   Nilai masa depan dengan anuitas di akhir ke n
PMT   = Pembayaran anuitas yang disimpan atau diterima diakhir tiap                      tahun  
n              =  Jumlah tahun berlangsungnya anuitas  
i               =  Tingkat diskonto tahunan (bunga)  
FVIFA      =   Faktor bunga masa depan annuitas

Contoh :
Intan menabung $ 500 tiap tahun selama 5 tahun dengan suku bunga 6 % ?
FV5   = PMT ∑_(t=0)^(5-1)▒〖(1+0,06)^t 〗
              atau
FV5   = PMT ( FVIFA 6%,5 )
          = $ 500 (5,637)
          = $ 2.818,5

o   Anuitas biasa (ordinary) 
    Adalah sebuah anuitas yang mempunyai interval yang sama antara waktu pembayaran dengan waktu dibungamajemukkan.
Berdasarkan tanggal pembayarannya, anuitas biasa dapat dibagi 3 bagian, yaitu:

1.   Ordinary annuity

2.   Annuity due

3.   Deferred annuity

Rumus dasar future value anuitas biasa adalah sebagai berikut :
FVn     = PMT1 + in – 1 i
Keterangan :
FVn     = Future value (nilai masa depan dari anuitas pada akhir tahun ke-n)
PMT    = Payment (pembayaran anuitas yang disimpan atau diterima pada                           setiap periode)
i           = Interest rate (tingkat bunga atau diskonto tahunan)
n          = Jumlah tahun akan berlangsungnya anuitas
Rumus dasar present value anuitas biasa adalah sebagai berikut :
PVn    = FVn1 – 1 ( 1 + i ) n i
PVn    = Present value (nilai sekarang dari anuitas pada akhir tahun ke-n)



o   Anuitas terhutang
    Anuitas terhutang adalah anuitas yang pembayarannya dilakukan pada setiap awal interval. Awal interval pertama merupakan perhitungan bunga yang pertama dan awal interval kedua merupakan perhitungan bunga kedua dan seterusnya.
Rumus dasar future value anuitas terhutang adalah :
FVn     = PMT ( FVIFAi,n ) ( 1 + i )
Rumus dasar present value anuitas terhutang adalah :
PVn    = PMT ( PVIFAi,n ) ( 1 + i )


o    Nilai Sekarang Anuitas (Present Value Annuity)

Nilai Sekarang Anuitas adalah nilai hari ini dari pembayaran sejumlah dana tertentu yang dilakukan secara teratur selama waktu yang telah ditentukan. Dengan kata lain, jumlah yang harus anda tabung dengan tingkat bunga tertentu untuk mandapatkan sejumlah dana tertentu secara teratur dalam jangka waktu tertentu.



o    Anuitas Abadi  
    Anuitas abadi adalah serangkaian pembayaran yang sama jumlahnya dan diharapkan akan berlangsung terus menerus.
PV (Anuitas Abadi) = Pembayaran = PMT
Tingkat suku bunga i


o   Nilai sekarang dan seri pembayaran yang tidak rata
    Dalam pengertian anuitas tercakup kata jumlah yang tetap, dengan kata lain anuitas adalah arus kas yang sama di setiap periode. Persamaan umum berikut ini bisa digunakan untuk mencari nilai sekarang dari seri pembayaran yang tak rata:
Nilai sekarang anuitas abadi =

Pembayaran / tingkat diskonto = PMT/r  
Langkah 1 :
Cari nilai sekarang dari $ 100 yang akan diterima di tahun 1:
$100 (0,9434) = $ 94,34

Langkah 2 :
Diketahui bahwa dari 2 tahun sampai tahun 5 akan diterima anuitas sebesar $ 200 setahun. Dicari dulu anuitas 5 tahun, kemudian kurangi dengan anuitas 1 tahun, sisanya adalah anuitas 4 tahun dengan pembayaran pertama yang diterima setelah tahun ke-2 :
Pvanuitas      = $ 200(PVIFA(6%,5tahun))- $ 200 (PVIFA(6%,1tahun))
Pvanuitas      = $ 200(PVIFA(6%,5tahun))- $ PVIFA(6%,1tahun)
Pvanuitas      = $ 200(4,2124-0,9434)
Pvanuitas      = $ 653,80

Langkah 3 :
Cari nilai sekarang dari $1000 yang akan diterima di tahun ke-7 ?
$1000 (0,6651) = $ 665,10

Langkah 4 :
Jumlahkan komponen-komponen yang diperoleh dari langkah 1 hingga langkah 3 tersebut :
$ 94,34 + $ 653,80 + $ 665,10 = $1413,24


o    Periode kemajemukan tengan tahunan atau periode lainnya.
Bunga majemuk tahunan adalah proses aritmatika untuk menentukan nilai akhir dari arus khas atau serangkaian arus kas apabila suku bunga ditambahkan satu kali dalam setahun. Sedangkan bunga majemuk setengah tahunan adalah proses aritmatika untuk menentukan nilai akhir dari arus khas atau serangkaian arus kas apabila suku bunga ditambahkan dua kali dalam setahun.



o    Amortisasi Pinjaman
Merupakan suatu pinjaman yang akan dibayarkan dalam periode yang sama panjangnya ( bulanan , kuartalan , atau tahunan ). Digunakan untuk menghitung pembayaran pinjaman atau angsuran sampai jatuh tempo.

Dalam pembayaran angsuran terkandung : pembayaran cicilan hutang dan bunga. Angsuran berupa pembayaran yang tetap seperti anuitas.
Pinjaman atau loan, diterima pada saat ini atau present value sehingga konsepnya menggunakan present value annuity (PVIFA).

Pembayaran angsuran dapat dilakukan di awal periode atau diakhir periode.
Formula dapat disesuaikan dengan antara annuity due atau ordinary annuity.
Pada saat jatuh tempo nilai saldo hutang sama dengan nol atau mendekati nilai nol.
Pembayaran bunga berdasarkan pada jumlah saldo pinjaman, sehingga bunga dapat semakin menurun.


Referensi :                        



LKS MATEMATIKA SAKTI UNTUK SMK/MAK KELAS XII Smt.2 Hal.40


Demikianlah tugas SoftSkill Portofolio yang saya buat dan tidak lupa saya berterimakasih kepada situs-situs yang telah membantu saya dan memberikan banyak inspiransi .
^o^

TUGAS 7

BAB 7
MANAJEMEN PRODUKSI

1.   Perkembangan  Manajemen Produksi.

Manajemen produksi berkembang pesat karena adanya faktor :
  • Adanya pembagian kerja (division of labour) dan spesialisasi
Agar produksi efektif dan efisien, produsen hendaknya menggunakan metode ilmiah dan azas-azas manajemen. Pembagian kerja memungkinkan dicapainya tingkat dan kualitas produksi yang lebih baik bila disertai dengan pengolahan yang baik.dan akan mengurangi biaya produksi sehingga dapat tercapainya tingkat produksi yang lebih tinggi.
  • Revolusi Industri
Revolusi Industri merupakan suatu peristiwa penggantian tenaga manusia dengan tenaga mesin. Revolusi itu merupakan perubahan dan pembaharuan radikal dan cepat dibidang perdagangan, industri, dan tekhnik di Eropa. Dampaknya pengusaha besar dapat meningkatkan perdagangannya,sedangkan pengusaha kecil dengan peralatan kerja yang masih kuno,menjadi terdesak.
Perkembangan revolusi industri terlihat pada : 
  • Bertambahnya penggunaan mesin 
  • Efisiensi produksi batu bara, besi, dan baja, 
  • Pembangunan jalan kereta api,alat transportasi, dan komunikasi. 
  • Meluasnya sistem perbankan dan perkreditan. 
  • Industialisasi ini meningkatkan pengolahan hasil produksi, sehingga membutuhkan kegiatan pemasaran.
  • Perkembangan alat dan tekhnologi yang mencakup penggunaan komputer
Sehingga pada banyak hal manajer produsi mengintegrasikan tekhnologi canggih kedalam bisnisnya. Perkembangan ilmu dan metode kerja yang mencakup metode ilmiah, hubungan antar manusia, dan model keputusan.

Penggunaan metode ilmiah dalam mengkaji pekerjaan memungkinkan ditemukannya metode kerja terbaik dengan pendekatan sebagai berikut :

1.   Pengamatan (observasi) atas metode kerja yang berlaku
2.   Pengamatan terhadap metode kerja melalui pengukuran dan analisis ilmiah
3.   Pelatihan pekerja dengan metode baru
4.   Pemanfaatan umpan balik dalam pengelolaa atas proses kerja.

2.   Pengertian Manajemen Produksi
Manajemen Produksi yaitu kegiatan atau usaha yang dilakukan untuk mencapai tujuan dengan menggunakan /koordinasi kegiatan orang lain. Kegiatan tersebut berguna untuk mengatur dan mengkoordinasikan penggunaan sumber-sumber daya.

3.   Pengertian Produksi.
Menurut ilmu ekonomi, produksi tidak terbatas pada kegiatan menghasilkan barang atau jasa, tetapi juga kegiatan yang sifatnya menambah nilai atau kegunaan barang yang sudah ada menjadi lebih tinggi nilainya. Perhatikan contoh berikut.:
a.    Tukang kayu yang mengecat kursi hasil buatanya.
b.    Pedagang yang membeli sepeda bekas lalu ia bersihkan, perbaiki, dan dicat kembali lalu dijual

4.  Proses Produksi
Menurut ilmu ekonomi Produksi adalah setiap kegiatan yang dilakukan manusia untuk menghasilkan/menaikan nilai kegunaan barang/jasa.
Proses Produksi adalah cara atau metode untuk menciptakan atau menambah guna suatu barang atau jasa dengan memanfaatkan sumber yang ada.
Macam – Macam Wujud Proses Produksi :
      • Proses kimia : proses produksi yang menggunakan sifat kimia.
      • Proses perubahan bentuk : proses produksi dengan merubah bentuk 
      • Proses asembling : proses produksi menggabungkan komponen-komponen mejadi produk akhir. 
      • Proses transportasi : proses produksi menciptakan perpindahan barang
      • Proses penciptaan jasa-jasa administrasi : proses produksi berupa penyiapan data informasi yang diperlukan.
5.  Pengambilan Keputusan Dalam Manajemen Produksi.
Ada 4 macam pengambilan keputusan yaitu :
1.    Pengambilan keputusan atas peristiwa yang pasti
2.    Pengambilan keputusan atas peristiwa yang mengandung risiko
3.    Pengambilan keputusan atas peristiwa yang tidak pasti
4.    Pengambilan keputusan atas peristiwa yang timbul karena pertentangan dengan
5.    Keadaan yang lain

6.  Ruang Lingkup Manajemen Produksi.
Manajemen produksi mencakup perancangan atau penyiapan manajemen produksi
Serta pengoperasiaannya, yang meliputi :
a. Seleksi dan design hasil produksi (produk)
b. Seleksi dan perancangan proses serta peralatan
c. Pemilihan lokasi perusahaan serta unit produksi
d. Perancangan tata letak (Lay out) dan arus kerja atau proses
e. Perancangan tugas
f.  Strategi produksi dan operasi serta pemilihan kapasitas

7.  Fungsi dan Sistem Produksi dan Operasi.
  • Fungsi produksi dan operasi berkaitan dengan pertanggungjawaban dalam pegolahan dan pengubahan masukan (input) menjadi keluaran atau output berupa barang atau jasa yang memberikan pendapatan bagi perusahaan.
Empat (4) fungsi penting produksi :
o   Proses pengolahan
o   Jasa-jasa penunjang,
o   Perencanaan dan pengendalian
o   Pengawasan
  • Sistem Produksi dan Operasi adalah suatu keterkaitan unsur-unsur yang berbeda secara terpadu, menyatu, dan menyeluruh dalam pentransformasian masukan menjadi keluaran.
8.  Lokasi dan Lay Out Pabrik.
Pemilihan lokasi pabrik merupakan hal penting, karena mempengaruhi kedudukan  perusahaan dalam persaingan, dan kelangsungan hidupnya. Penentuan lokasi pabrik juga harus mempertimbangkan kemungkinan ekspansi.

Tujuan Perencanaan Lokasi Pabrik
Tujuannya adalah agar perusahaan dapat beroperasi dengan lancar, efektif dan efisien. Penentuan lokasi memperhatikan faktor biaya produksi dan biaya distribusi barang yang dihasilkan dan faktor lokasi sangat penting untuk menurunkan biaya operasi.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Lokasi Pabrik :
Faktor utama :
o   Lingkungan masyarakat.
o   Kedekatan dengan pasar.
o  Tenaga kerja.
o   Kedekatan dengan bahan mentah dari pemasok.
o   Fasilitas dan biaya transportasi.
o   Sumber daya alam lainnya.
Faktor sekunder:
o   Harga tanah.
o   Dominasi masyarakat.
o   Peraturan tenaga kerja.
o   Rencana tata ruang.
o   Kedekatan dengan lokasi pabrik pesaing.
o   Tingkat pajak.
o   Cuaca atau iklim.
o   Keamanan
o   Peraturan lingkungan hidup
Pendekatan situasional atau contingency adalah penentuan lokasi berdasarkan faktor terpenting menurut kebutuhan dan kondisi masing-masing perusahaan. Misalnya :
·        Dekat dengan pasar
·        Dekat dengan sumber bahan baku saja
·       Tersedia tenaga kerja
Perangkap Dalam Pemilihan Lokasi
·        Lokasi sulit mendapatkan tenaga kerja .
·        Lokasi dengan harga tanah murah, tetapi kondisinya jelek sehingga perlu biaya mahal untuk membuat pondasi.
·        Lokasi diluar kota dengan harga murah, tetapi fasilitas prasarana jalan dan saran transportasi belum dibangun.
·        Lokasi di sekitar pemukiman dan sulit membuang limbah.
Tahap Pemlihan Lokasi Pabrik
-       Melihat kemungkinan beberapa alternatif daerah yang akan dipilih.
-       Melihat pengalaman orang lain dan pengalaman sendiri untuk menentukan lokasi pabrik.
-       Mempertimbangkan dan menilai alternatif pilihan yang menguntungkan.

Referensi :


Demikianlah tugas SoftSkill Portofolio yang saya buat dan tidak lupa saya berterimakasih kepada situs-situs yang telah membantu saya dan memberikan banyak inspiransi .
^o^